Situbondo salah satu
kabupaten yang terletak pada pesisir utara pulau jawa khususnya jawa timur yang
terletak diujung pulau jawa berada di koordinat
7°
35’-7° 44’LS dan 113°-114° 42’ karena letaknya yang berada di pesisir panatai maka
mayoritas penduduk di kota situbondo adalah nelayan dan mayoritas penduduk
situbondo berasal dari suku madura maka bahasa sehari-hari warga situbondo
adalah bahasa madura.
pusat pemerintahan dikota situbondo bertempat
di kota situbondo kecamatan situbondo namun pemerintah kota situbondo telah
meresmikan second city of situbondo yaitu Besuki dan Asembagus,mengapa
pemerintah membuat secon city karna pemerintah
situbondo ingin meningkatkan pembangunan,perbaikan pasar,taman kota dan
beberapa rambu-rambu lalu lintas dan pemerintah tidak ingin jika APBD hanya
terpusat untuk membangun pusat kota.
setiap secon city dan pusat kota memiliki
makanan khas tersendiri kita akan membahas satu persatu makanan khas dari pusat
sampai secon city yang ada disitubondo.
makanan khas di pusat kota yaitu tajhin
palappa arti dari tajhin yaitu bubur
dan palappa bumbu,tajhin palappa itu
ialah bubur yang menggunakan bumbu rujak .biasanya tajhin palappa di santap
saat pagi atau biasanya selalu ada untuk sarapan karna makanan ini tidak
terlalu berat untuk sarapan dan cocok di santap pada pagi hari dan tajhin
palappa di jual hanya pagi saja dan tempatnya di sekitar pusat kota.
kedua
makanan khas asal Asembagus daerah yang berada diujung timur situbondo
perbatasan dengan Banyuwagi makanan khas daerah Asembagus yaitu nase’sodu yang
artinya nase’ yaitu nasi dan sodu
kuah, kuliner khas asembagus ini bisa di temukan di daerah sekitar pabrik gula
dan adanya mulai pagi hingga sore hari.nase’ sodu yaitu nasi dengan kuah gulai
lawuh yang di campur kacang panjang/wortel dan buncis serta ikan tongkol bumbu
merah dan tidak lupa si pedas yaitu sambal terasi toge sambal khas nase’
sodu,dan jangan hawatir masalah harga karna menu yang sebanyak itu nase’ sodhu
hanya di bandrol 5K cukup ekonomis bukan.
berikutnya makanan khas asal besuki
kota dimana dulunya di jadikan karesidenan besuki,makanan khas daerah ini
adalah kotel,kotel makanan yang berbahan dasar campuran daging ikan dengan
tepung tapioka dan beberapa bumbu dapur lainnya,mengapa berbahan dasar
ikan?karna warga di sekitar besuki mayoritas adalah nelayan maka dulu warga
besuki memiliki inisiativ untuk membuat olahan baru dari bahan ikan,nah kotel
ini sendiri bisa di temukan di sekitar pesisir pantai besuki dan hanya ada saat
pagi saja karna saat sudah siang kotel tersebut di olah menjadi krupuk kipas
khas besuki dan masalah harga cukup terjangkau dengan bahan daging ikan kotel
ini di bandrol mulai dari 12k hingga 20k .


terima kasih infonya sangat membantu.,.,.salam
BalasHapusdktour jogja